Jumat, 21 November 2014

Kasih yang memaafkan

Hosea 2:13-22

Seorang istri memberikan kesaksian. Ketika ia tahu suaminya selingkuh, awalnya ia sangat marah. Namun, karena komitmennya untuk menjaga pernikahan sangat kuat, ia pun belajar menerimanya. Cintanya kepada suami dan anak-anaknya memampuhkannya untuk memaafkan walaupun memerlukan waktu yang cukup lama. Alhasil, keutuhan keluarganya dapat dipertahankan sampai sekarang.

Kisah nabi Hosea memberikan pelajaran berharga tentang hal itu. Ketika Gomer, istrinya, berhianat, ia tetap menerimanya dengan baik. Hosea mau kembali berbagi hidup demi kelanggengan pernikahan tersebut. Ia berinisiatif membangun kembali hubungan suami-istri yang telah dirusak oleh perzinaan itu bukan sekadar dengan mempertahankan ikrar pernikahan, melainkan kembali menyatukan dirinya dengan gomer menjadi satu daging. Kita belajar bahwa Tuhan rindu agar hubungan yang fungsional - Hosea dan Gomer sebagai pasangan suami-istri yang sah secara hukum - bertumbuh menjadi personal: Hosea dan Gomer saling mengasihi.

Kisah pernikahan Hosea dan Gomer tidak lain gambaran kasih Tuhan kepada kita. Kita dulu adalah Gomer; ataukah sekarang masih seperti dia? Tuhan dengan api cinta yang menyala-nyala mengejar kita, rindu kita menjadi kekasih-Nya. Apakah kita tetap memilih melacurkan diri? sampai kapan kita mau terus lari?. Ada hubungan yang begitu intim dan mesra yang Tuhan telah siapkan bagi kita. Mari kita dengarkan Dia dan sambutlah cinta-Nya dalam hidup kita. Tak ada seorang pun yang mencintai kita seperti Dia. - ENO

MEMAAFKAN ADALAH BENTUK CINTA YANG PALING TINGGI DAN PALING INDAH - Robert Muller.



Rabu, 16 Juli 2014

PENYESALAN

"untuk kalangan sendiri"

Hampir setiap orang di dunia ini pernah menyesal. Penyesalan atau menyesal itu dikarenakan salah dalam mengambil keputusan atau salah dalam bertindak atau salah ucap sehingga menimbulkan suatu kerugian baik dipihak kita ataupun dipihak orang lain baik berupa materi ataupun berupa yang bukan materi. Dan penyesalan tsb munculnya dibelakang, tidak mungkin ada penyesalan yang munculnya didepan, karena itu supaya tidak menyesal dikemudian hari, kita harus benar-benar memikirkan dengan sebaik-baiknya setiap tindakan, ucapan dan keputusan yang kita buat.

Walau terkadang, setelah dipikirkan masak-masak, masih saja ada penyesalan, karena kita manusia tidak luput dari kesalahan/ kehilaphan baik disegaja ataupun tidak. Dan kita tidak mengetahui dengan pasti apa yang akan terjadi dikemudian hari atas tindakan, ucapan dan keputusan yang kita buat. Sehingga sangat bijak bila dalam bertindak, berucap dan mengambil suatu keputsan, selain dipikirkan masak-masak, kita harus minta penyertaan Tuhan dalam perkara tersebut. Karena Tuhan mengetahui segala sesuatu, baik yang sudah sangat lampau maupun masa yang jauh didepan. Dan kalau kita menyertakan Tuhan dalam perkara kita, maka sekalipun kelihatannya keputusan tersebut kurang baik, namun pada akhirnya (diujungnya) pasti hal yang baik menanti kita, sebab Tuhan sangat mengasihi kita semua. Karena kita milik kepunyaan Nya.

Dan Dia mampu mengubah, hal yang tidak baik menjadi suatu kebaikan untuk kita, Dia mampuh membukakan jalan keluar dan Dia mampuh membukakan pintu keselamatan. Yang menurut kita buntu, sudah tidak ada jalan keluar, sudah tidak mungkin, sudah mubajir, nasi sudah menjadi bubur, buntu, benar-benar buntu, Tetapi Bagi Dia ada sejuta bahkan lebih jalan keluar untuk kita. Jadi pandanglah Dia, karena Dia memandang kita dengan Wajah Nya yang penuh kasih, Hormat dan Kasihilah Dia, karena Dia menghormati dan mengasihi kita sebagai anak-anaknya.

Jangan bilang tidak mungkin dihadapan Tuhan, dan jangan bilang ada yang mustahil bagi Tuhan, sebab Tuhan Allah itu Gagah Perkasa lagi Mulia. Tidak ada yang tidak mungkin bagi Dia, dan tidak ada perkara yang mustahil bagi Dia. Sebab Dia Allah diatas segala kemustahilan dan Allah diatas ketidakmungkinan. Jadi serahkanlah segala masalah dan perkaramu dihadapan Nya, dan akuilah segala dosa dan pelangaranmu dengan setulus hati dan bertobat dihadapa Nya dengan hati yang hancur, karena Allah itu Maha Pengasih lagi Maha Penyanyang. Dia perna berkata "Marilah, baiklah kita beperkara! - Firman Tuhan - Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba. Jika kamu menurut dan mau mendengar, maka kamu akan memakan hasil yang baik dari negeri itu. Tetapi jika kamu melawan dan memberontak, maka kamu akan dimakan oleh pedang." Sunguh, TUHAN yang mengucapkannya.

Ada beberapa penyesalan yang dapat kita alami diantaranya:

1. Penyesalan 1 Jam
    yaitu penyesalan yang terasa hanya beberapa saat sampai beberapa jam, misalnya kita mengendarai kendaraan dan mau menuju suatu tempat dan salah mengambil jalan/rute, sehingga jalan yang kita ambil menyebabkan kita terjebak kemacetan atau harusnya belok keluar pintu tol malahan kelewat karena kita tidak siap-siap dari jauh sehingga kagok saat mau belok keluar pintu tol tsb, sehingga kita harus memutar cukup jauh. Yang mana kalau kita tidak salah mengambil rute, kita tidak terjebak kemacetan, dan kalau kita jauh-jauh sudah siap-siap untuk belok, maka kita tidak perlu memutar jauh.

2. Penyesalan 1 hari
    yaitu penyesalan yang terasa cuma 1 hari, misalnya waktu memasak sayur asem, kebanyakan asemnya sehingga sayur asem tsb kurang begitu enak, kadang tetap kita makan sayur tsb walau agak sedikit lebih asem dari biasanya, karena toh, masih bisa dimakan dan kalau dibuang sayang, sudah cape membuatnya belum bahan-bahannya sayang kalau terbuang, namun ada penyesalan yang terasa dihari tsb, yang mana kalau saja tadi buah asemnya jangan terlalu banyak tentu sayur tsb akan lebih nikmat.

3. Penyesalan 1 Bulan
    yaitu penyesalan yang terasa beberapa hari sampai 1 bulan, misalnya salah dalam memilih model waktu memotong rambut, apakah itu kependekan potongannya sehingga kita menyesal, kalau saja tadi jangan terlalu pendek memotongnya tentu hasilnya tidak sejelek ini, tidak cepak seperti ini. Namun penyesalan itu sejalan dengan waktu akan terlupakan karena rambut yang kependekan tsb, dari hari kehari bertumbuh dan panjang kembali, sehingga tidak kelihatan jelek/cepaknya lagi.

4. Penyesalan 1 Tahun.
    yaitu penyesalan yang terasa cukup lama, misalnya kita tidak rajin belajar, sehingga saat kenaikan kelas kita tidak naik kelas dan harus mengulang 1 tahun, kalau saja rajin belajar dan sungguh-sungguh sekolah dengan baik, tidak main/ulin terus dengan teman, tentu tidak akan tinggal kelas dan tidak akan malu dan menyesal seperti ini.

5. Penyesalan Seumur Hidup
    yaitu penyesalan yang terasa sangat lama, bahkan seumur hidup, misalnya salah dalam memilih pasangan hidup, tiap hari bertengkar karena tidak ada kecocokan, tapi kadang berdamai lagi, kata orang prancis awet rajet. tidak cocok tetapi tidak dapat diceraikan, karena perintah Tuhan harus komit dengan janji pernikahan dan Tuhan sangat membenci perceraian, belum lagi kalau punya anak, maka anak-anak akan menjadi korban, kecewa dan pecah bathin dan jiwanya, kesini papa, kesana mama, harus bagaimana ???, mengorbankan darah daging sendiri yang akhirnya menyebabkan anak-anak tsb brokenhome, bimbang, kecewa, tidak ada pegangan dan jatuh kedalam lembah hitam, narkoba, kejahatan, lari dari kenyataan dan berdosa kepada Tuhan karena melakukan kejahatan, menyalahkan Tuhan, menyalahkan orang tua, penyesalan dan penyangkalan diri, dikarenakan orang tuanya yang bercerai, sungguh kasihan dan malangnya anak-anak yang seperti itu, semoga mereka masih ingat, ada Tuhan yang mengasihinya dan semoga mereka mendekat kepada Tuhan dan masuk dalam pelukan Nya yang hangat dan penuh damai sejahterah.

Karena itu sebelum mengambil keputusan yang sangat penting ini, pikir masak-masak dan berdoa, minta petunjuk Tuhan, jangan mentang-mentang cinta, cantik, rupawan, tampan, kaya, baik, suka membelikan baso, dlsbnya, main hantem kromo saja, ah!, kumaha engke, akhirnya menyesal dikemudian hari seumur hidup. Untung kalau bersandar kepada Tuhan, maka Tuhan akan bukakan jalan keluar yang terbaik tanpa mengorbankan anak-anak dan tanpa perceraian, karena Tuhan mampuh menyatukan 2 hati yang berbeda menjadi selaras dan serasi, sebab Tuhan Maha Kuasa, dan Tuhan yang menciptakan baik suami maupun sang istri.

Dia mampuh menenangkan angin ribut saat murit-muritnya ketakutan ditengah danau Galilea "Ia pun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu; "Diam! Tenanglah!" Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali". Karena itu, saat bahterah rumah tangga kita ditimbus oleh angin ribut, diterjang oleh angin sakal, ditengah danau kehidupan ini, ingatlah pada Tuhan Yesus, Dia mampu menenangkan dan menghardik angin tersebut sehingga reda. Jangan andalkan kekuatan sendiri, andalkanlah Tuhan, sebab Dia mau diandalkan dan Dia siap sedia, karena Dia mengasihi kita, tinggal kita, mau tidak datang kepada Nya.

6. Penyesalan Selama-lamanya
    yaitu penyesalan yang tidak akan berakhir, karena salah dalam memilih jalan yang benar. padahal Tuhan sudah sediakan jalan tsb, dan sudah terang-terangan dikatakanya, tanpa peribahasa atau kiasan, dimana Dia pernah Berkata "Akulah jalan kebenaran dan hidup, tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada Bapa (Allah) kalau tidak melalui Aku" dan Dia juga pernah berkata "Marilah kepada Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepada mu." dan berkali-kali Dia berkata "Hai anak Ku, dosamu sudah diampuni".

Jadi pertimbangkanlah dengan masak-masak perkara ini, jangan lihat kebelakang, tapi lihat kedepan dan pertimbangkan masak-masak, renungkan dengan seksama, pikirkan dengan pertimbangan yang baik dan dengan akal sehat, lihatlah! Tuhan sudah menyediakan jalan yang benar untuk kita yaitu jalan keselamatan, "Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.".

Jalan yang benar sudah Tuhan sediakan, yaitu melalui Yesus Kristus yang adalah Tuhan dan Juruselamat. Ingatlah!, ada banyak jurumudi, ada banyak jurumasak, ada banyak jurutulis dan juru-juru lainnya, TETAPI cuma ada satu-satunya JURUSELAMAT, yaitu YESUS KRISTUS. Pikirkanlah ITU!!!.

Mendekatlah, dan terimalah tawaran keselamatan yang Tuhan sediakan, karena ada saatnya tawaran tersebut diambil, karena kata Nya, sudah cukup kemurahan yang Ku berikan, sudah lebih dari cukup kesempatan dan waktu yang Ku berikan, kini saatnya dia harus mempertanggungjawabkan segala perbuatannya. Kala maut sudah menghampiri, kala nafas hidup yang diberikan Nya akan diambil, kemana kita akan lari, keatas gunungkah?, atau kedalam laut?. atau kedalam dunia orang mati?,  Sebab, diatas gunung, dibawah laut bahkan didalam dunia orang mati, Dia ada disana, karena semuanya adalah milik kepunyaan Nya, kemana kita akan bersembuyi?. Karena itu "Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu!". Lembutkanlan hatimu, datanglah padanya, masuklah dalam pelukan Nya, sebab Dia sangat mengasihi kamu. Selagi kamu masih diberi kesempatan, gunakanlah itu, terimalah tawaran Nya. Tawaran Nya adalah tawaran keselamatan dan damai sejahtera bagi kita.

Semoga tulisan ini mengingatkan kita untuk kita bertindak, berucap dan memutuskan sesuatu dengan bijaksana dan dipikir masak-masak, supaya kita tidak menyesal dikemudian hari, terutama perkara kehidupan abadi kita setelah kita meninggalkan dunia ini, jangan sampai kita termasuk orang-orang yang menyesal selama-lamanya.

Sayang benar, bila kemurahan Tuhan yang sudah disediakannya untuk kita, malah kita sia-siakan, hanya karena pertimbangan-pertimbangan manusia. Jangan lihat kehidupan orang lain, lihatlah diri kita sendiri (intropeksi), berusahalah menjadi terang dan garam dunia (bermanfaat bagi banyak orang), agar bisa menjadi teladan bagi orang lain dan yang pada akhirnya akan memuliakan Tuhan yang sudah berbelaskasihan, dan sudah menebus kita, membebaskan dan memerdekakan kita dari kuasa dosa dan maut.

Kasih Karunia dan Damai Sejahtera dari Allah, Bapa kita dan dari Tuhan Yesus Kristus kitanya menyertai kita semua. Amin.
 


  1. Halaman Muka.
  2. Kembali ke Halaman Firman Tuhan.
  3. Catatan Seorang Gadis Kecil.

Kamis, 03 Juli 2014

KEPEDIHAN DI KALVARI

"untuk kalangan sendiri"

YESAYA 53:6
Sesudah membasuh kaki para murit-Nya dan merayakan Paskah bersama, Yesus mengajak mereka ke taman dan "mulailah Ia merasa sedih dan gentar" (Matius 26:37). Setelah membawa Petrus, Yakobus, dan Yohanes lebih jauh masuk ke taman, Dia berkata, "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku" (ayat 38).

Kemudian Yesus maju sedikit dan "sujud". Kata-Nya, "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki" (ayat 39). Dan Dia melakukan hal ini tiga kali (ayat 44).

Bagaimana kita dapat menjelaskan dalamnya kepedihan yang dialami Yesus?. Hanya dengan memahami arti "cawan" yang Yesus minta agar diambil oleh Bapa. Dengan menerima cawan itu, Dia akan memikul "kejahatan kita sekalian" (Yesaya 53:6). "Cawan" itu dipenuhi oleh dosa-dosa dari semua makhluk di dunia.

Kepedihan hati di Getsemani memuncak di salib, dalam seruan-Nya yang menyayat hati: "Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?" (Matius 27:46). Penderitaan fisik Yesus belum seberapa dibandingkan kepedihkan terdalam yang sebenarnya terjadi di Kalvari. Di sana Yesus harus mengalami kenyataan yang sangat mengerikan karena ditinggalkan oleh Bapa-Nya. Allah membuat Yesus "menjadi dosa karena kita" (2 Korintus 5:21), sehingga Bapa harus meninggalkan-Nya.

KRISTUS MENGHADAPI BAYANGAN KEMATIAN KEKAL UNTUK MEMBAWA FAJAR KEHIDUPAN KEKAL.



  1. Halaman Muka.
  2. Kembali ke Halaman Warta Jemaat.
  3. Catatan Seorang Gadis Kecil.

SAAT FIRMAN KERING

"untuk kalangan sendiri"

Kita mungkin pernah mengalami sukacita saat membaca dan merenungkan Firman Allah seperti yang dikatakan penulis Mazmur 119. Namun, sebagian besar dari kita pun pernah mengalami Firman yang kering, yakni saat kita se-pertinya tidak mendapatkan banyak hal dari membaca Alkitab.

Bagaimana kita mengatasi saat-saat seperti itu ? Perlukah kita membeli 20 set tafsir Alkitab, mengubur diri dalam setumpuk buku teologi, atau mendaftarkan diri ke sekolah Alkitab atau seminari ? Tidak, Anda tak harus melakukan hal-hal seperti itu.

Beberapa tahun yang lalu saya pernah mendengar sebuah kiat tentang enam langkah untuk mendapatkan sesuatu dari semua bagian Firman Tuhan. Dengan keenam langkah tersebut, kita dapat menikmati hubunga pribadi dengan Allah dan pesan-Nya saat membaca Alkitab. Bacalah satu bagian dari Firman Tuhan, kemudian ajukanlah pertanyaan-pertanyaan berikut pada diri Anda sendiri :
1. Bagian mana yang saya sukai ?
2. Bagian mana yang tidak saya sukai ?
3. Bagian mana yang tidak saya mengerti ?
4. Apa yang saya pelajari tentang Allah ?
5. Apa yang harus saya lakukan ?
6. Ayat apa yang dapat saya terapkan hari ini ?

Cara ini dapat membantu Anda dalam memperbarui apresiasi terhadap Alkitab. Setelah mencobanya, Anda pun akan dapat berkata bahwa Firman Allah adalah kegirangan hatiku (Masmur 119:111) - Dave Branon.

ALKITAB BUKANLAH BUKU YANG KERING JIKA ANDA MENGENAL PENULISNYA.



  1. Halaman Muka.
  2. Kembali ke Halaman Warta Jemaat.
  3. Catatan Seorang Gadis Kecil.

KELUARAN

"untuk kalangan sendiri"

MENGAPA KELUARAN ? "Keluaran" adalah judul kitab Musa yang kedua dalam Perjanjian Lama. Sebenarnya penggambaran mengenai keluarnya bangsa Israel dari Mesir hanya sebagian dari isi kitab itu.

MENGENAI APA ?
Kitab Keluaran terdiri dari tiga bagian penting/

1. Riwayat Musa : bagaimana ia diselamatkan waktu masih bayi; bagaimana ia dibesarkan di istana Firaun; bagaimana ia dipanggil oleh Allah dari semak belukar yang menyala; bagaimana ia menantang Firaun untuk membebaskan bangsanya dari perbudakan; dan bagaimana akhirnya ia memimpin bangsanya dengan penuh kemenangan menyeberangi Laut Merah menuju ke padang belantara Gunung Sinai.

2. Bagian kedua dari kitab Keluaran berisi komunikasi Allah dengan Musa di Gunung Sinai, pemberian Sepuluh Perintah Allah dan perintah-perintah lainnya.

3. Bagian terakhir terutama menceritakan tiga hal, yaitu: pembuatan Tabut Perjanjian tempat menyimpan loh batu yang berisi Sepuluh Perintah Allah; pembuatan Kemah Suci untuk tempat menyimpan kotak Tabut Perjanjian; dan aturan-aturan terinci tentang peribadatan.

APA ARTI KITAB KELUARAN BAGI KITA DEWASA INI ?
Catatan utama dalam Kitab itu ialah tentang penebusan, yaitu pembebasan dari perbudakan. Kitab Keluaran memberikan banyak ilustrasi yang membatu kita untuk mengerti penebusan kita sendiri melalui Tuhan kita Yesus Kristus. Domba Paskah (Keluaran 12:1-11) jelaslah melambangkan Anak Domba Allah yang menanggung dosa dunia (Yohanes 1:29). Kristus disebut sebagai Anak Domba Paskah oleh Paulus (1 Korintus 5:7), sementara itu Petrus menamakan-Nya sebagai Anak Domba yang tak bernoda dan tak bercacat (1 Petrus 1:19).

Pada bagian terakhir Kitab Keluaran kita diingatkan bahwa sebagai umat yang sudah ditebus, kita dipanggil untuk menjadi umat penyembah Allah.

Allah mengajar umat-Nya dengan memakai alat-alat bantu visual. Kemah Suci melambangkan kehadiran Allah di antara umat-Nya. Perlu kita ingat bahwa Kristus dikatakan berdiam (berkemah) di antara kita (Yohanes 1:14). Jadi, Kitab Keluaran merupakan contoh bagaimana Perjanjian Lama menerangi Perjanjian Baru. Bilamana kita mempelajari Kitab Keluaran kita melihat cara Allah melepaskan umat-Nya dari perbudakan serta rencana-rencana selanjutnya bagi mereka, dan kisah ini berlaku bagi setiap orang yang menyadari kebutuhannya untuk ditebus. (Sabda Alkitab).



  1. Halaman Muka.
  2. Kembali ke Halaman Warta Jemaat.
  3. Catatan Seorang Gadis Kecil.

FIRMAN YANG MEYAKINKAN

"untuk kalangan sendiri"

Seorang koboi muda yang tidak mengenal Allah bepergian ke San Francisco dan hidup berfoya-foya disana. Ia menghamburkan uang yang ia peroleh dari bekerja keras di peternakan selama ini. Suatu malam ia berjalan terhuyung-huyung masuk ke kamar hotelnya dan tidur hingga larut malam keesokan harinya. Sewaktu bangun, ia melihat sebuah buku mungil di meja kecil samping tempat tidurnya. Lalu ia mengambilnya, ternyata itu Injil Markus, karena merasa jijik, ia melemparkannya ke lantai.

Malamnya, buku itu kembali tergeletak di samping tempat tidurnya. Ketika melihat kitab tersebut berada di tempat yang sama pada hari yang ketiga, ia kemudian memutuskan untuk membacanya. Ia menjadi sangat tertarik pada kitab itu sehingga tidak ingin meletakkannya. Di kemudian hari ia bersaksi, "Saya belajar bahwa Anak Allah berkata kepada seorang yang lumpuh, 'Dosa-dosamu sudah diampuni', dan memuji seorang janda miskin yang mempersembahkan dua peser terakhirnya. Saya terkesan ketika Yesus memeluk anak-anak kecil dan memberkati mereka. Lalu meski diperlakukan dengan sangat tidak adil, Dia rela untuk disalibkan demi menyelamatkan orang berdosa. Saat membaca alasan kematian-Nya, saya melihat kesalahan saya sendiri dan merasakan damai sejahtera dengan memercayai-Nya." Sejak hari itu, koboi itu pun berubah dan selama bertahun-tahun ia membagikan banyak eksemplar Injil Markus kepada orang lain.

Kita pun harus menjangkau sebanyak mungkin orang dengan Firman Tuhan yang meyakinkan itu. Injil itu sungguh penuh kuasa - HGB.



  1. Halaman Muka.
  2. Kembali ke Halaman Warta Jemaat.
  3. Catatan Seorang Gadis Kecil.

MEMBACA KESELURUHAN

"untuk kalangan sendiri"

Beberapa keluarga kristiani mempraktekkan aktivitas membaca Alkitab secara menyeluruh. Seusai makan malam, mereka membaca satu atau dua pasal. Mereka membaca dari Kejadian sampai Wahyu, tak satupun terlewatkan. Bahkan bagian tentang silsilah keturunan dengan nama-nama yang sulit dilafalkan, mereka baca dengan lantang.

Kita mungkin akan mempertanyakan relevansi metode seperti itu untuk anak kecil. Namun, cara itu benar-benar dapat mengenalkan Firman Allah secara menyeluruh kepada semua anggota. Hal itu pun akan membukakan kepada anak-anak tentang kedalaman dosa dan posisi kerohanian tertinggi yang mampu kita capai, serta mengajarkan kepada mereka tentang yang benar dan yang salah.

Jika anda belum pernah melakukan hal itu, mengapa tidak sekarang aja memulai program sendiri dalam membaca Alkitab secara menyeluruh ?. Usahakanlah menjalani hal itu dalam ibadah keluarga atau ibadah pribadi anda.

Ada dua alasan persuasif untuk memutuskan melakukan program seperti itu, Pertama, pernyataan Paulus bahwa segala tulisan dalam Alkitab diilhamkan oleh Allah dan bermanfaat (2 Timotius 3:16). Kedua, banyak orang percaya bersaksi bahwa kehidupan mereka telah diubah karena mengikuti praktek seperti itu.

Bacalah Firman Allah secara menyeluruh, maka anda akan mulai memahami rencana anugerah penebusan-Nya yang belum terungkap, dan bahwa anda telah menjadi sasaran kasih-Nya bahkan sebelum anda dilahirkan. Lakukan segera, dan anda akan ingin melakukannya lagi - Vernon Grounds.

MEREKA YANG HANYA MENCICIPI ALKITAB TIDAK AKAN PERNAH MENDAPATKAN "RASA" YANG SEBENARNYA.


  1. Halaman Muka.
  2. Kembali ke Halaman Warta Jemaat.
  3. Catatan Seorang Gadis Kecil.

MENAKLUKAN BUKAN MELAKUKAN

"untuk kalangan sendiri"

Kalau ditilik dan diperhatikan saksama, ada persamaan cara yang diterapkan iblis dalam peristiwa Adam dan Hawa, dengan peristiwa pencobaan Yesus di padang gurun. Keduanya sama-sama dijanjikan kepuasan akan kedudukan, kuasa dan sanjungan. Namun perbedaannya, Adam dan Hawa tergiur oleh janjinya dan melakukannya. Sebaliknya, Yesus menentang keinginan iblis bahkan menaklukannya!. Yesus mendemontrasikan kuasa Firman Allah, sekaligus mengajarkan kepada kita bahwa kuasa Firman Allah memberikan energi untuk menaklukkan keinginan iblis!.

Kelemahan manusia, Harta, Takhta dan kuasa, tak lekang dimakan waktu, tak habis ditelan masa. Sekalipun, pengorbanan nyawa telah Yesus jalani, namun masih saja kita tergoda oleh rayuan iblis. Demi kedudukan, kuasa dan kepuasan, kedaulatan Firman Tuhan tidak lagi diperhitungkan. Tak dapat dipungkiri bahwa Firman Tuhan itu sumber kemenangan Yesus dan kita semua menghadapi pencobaan.

Renungkan: cukup sekali Yesus mendemontrasikan penolakan puncak menaklukan keinginan iblis, di bukit Golgota.



  1. Halaman Muka.
  2. Kembali ke Halaman Warta Jemaat.
  3. Catatan Seorang Gadis Kecil.

TAK TERHAMBAT KETERBATASAN

"untuk kalangan sendiri"
 
Dalam liputan sebuah stasiun televisi, ditampilkan kehidupan keluarga pasangan difabel yang tinggal di Pati, Jawa Tengah. Meskipun mengalami keterbatasan secara fisik, mereka tidak memanfaatkan hal itu untuk meminta belas kasihan orang lain dengan mengemis. Keduanya bekerja untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga dan pendidikan dua anak mereka. Bukan hanya itu, mereka mengangkat dua anak asuh.

Berbagi mungkin bukan masalah yang besar bagi yang berkelimpahan. Tetapi bagaimana jika pemberian itu bersumber dari keterbatasan ?. Bukankah nilainya lebih berharga dari yang pertama ?. Yesus pun mengakui hal ini. Dua peser persembahan janda miskin, di mata Yesus, merupakan persembahan yang paling berharga. Jumlahnya memang tidak besar, tetapi, bagi sang janda, jumlah itu mewakili seluruh nafkah. Itulah harta berharga kepunyaannya. Perlu kerelaan hati untuk menyerahkannya.

Tuhan tidak melihat persembahan yang kita berikan berdasarkan ukuran, pengaruh, atau keberhasilannya. Tuhan lebih melihat kadar pengabdian, pengurbanan, iman dan ketulusan pribadi yang menyertainya. Keterbatasan fisik atau finansial, dengan demikian, bukan alasan untuk membatasi persembahan kita. Kita bisa memberikan waktu, tenaga, dana, kemampuan, dan apapun yang kita miliki sebagai persembahan yang kudus dan berkenan bagi-Nya. Seperti dikatakan Paulus, kita mempersembahkan tubuh sebagai persembahan yang hidup sebagai ungkapan syukur atas kemurahan-Nya (Roma 12:1).

PEMBERIAN ITU BUKAN BERDASARKAN KELIMPAHAN, TETAPI TERUTAMA BERDASARKAN KERELAAN.




  1. Halaman Muka.
  2. Kembali ke Halaman Warta Jemaat.
  3. Catatan Seorang Gadis Kecil.

Rabu, 14 Mei 2014

Dahsyatnya Hadirat Tuhan

"untuk kalangan sendiri"

1 Raja-raja 19:1-18 memberikan kepada kita pelajaran penting bagaimana pentingnya kita ada dan tinggal dalam hadirat Tuhan.

Elia karena kesibukannya sempat mengalami frustasi/depresi hanya karena ancaman Izebel istri Raja Ahab yang mau membunuhnya. Padahal sebelumnya Elia mendemontrasikan kuasa Tuhan yang luar biasa dengan mengalahkan nabi-nabi Baal. Tuhan kemudian membawa Elia untuk menemukan cara mengatasi persoalannya.
Sederhana, Elia disuruh untuk " beristirahat"

Istirahat yang dimaksud disini mengandung 2 pengertian :
1. Istirahat secara fisik misalnya dengan cara tidur (secara wajar), bersantai.
2. Istirahat dalam pengertian berdiam diri dalam doa

Saat Elia melakukan 2 hal di atas maka (ay:8) menyatakan bahwa Elia mendapat kekuatan baru sehingga dia dapat berjalan sampai ke gunung Allah. Ketika Elia diam dalam Hadirat Tuhan maka dia dapat mendengar Tuhan berbicara dan menuntun dia untuk melakukan sesuatu.

Dalam menjalani kehidupan ini, kitapun perlu melakukan hal yang sama. Duduk diam di kaki Tuhan, dan mempersilakan Tuhan menyatakan rencana dan kehendakNya dalam kehidupan kita.

Mungkin saudara sedang mengalami frustasi karena masalah yang dihadapi, satu hal yang perlu saudara lakukan yaitu "diam dalam Hadirat Tuhan", nantikan Tuhan melakukan sesuatu yang besar dalam hidup anda.

God Bless You.



  1. Halaman Muka.
  2. Kembali ke Halaman Warta Jemaat.
  3. Catatan Seorang Gadis Kecil.

Kematian Yesus Kristus

"untuk kalangan sendiri"

Peristiwa kematian manusia sesungguhnya sesuatu yang sangat alamiah dan
merupakan bagian siklus kehidupan. Namun mengapa kematian Yesus Kristus
di kayu salib terasa istimewa dan dirayakan di seluruh dunia ?.

Bukankah kematianNya tidak jauh berbeda dengan kematian manusia lainnya,
bahkan terlihat begitu tragis dan menyedihkan ?. Meski cara kematian Yesus
merupakan salah satu kematian yang tragis dan menyedihkan, tapi membawa
dampak yang luarbiasa bagi kehidupan umat manusia di muka bumi ini.
Kematian Yesus tidak bisa disamakan atau dibandingkan dengan para nabi
manapun di dunia. Kematian Yesus adalah hakekat keselamatan bagi umat
manusia karena melalui kematian Nya kita diperdamaikan dengan Allah.

Alkitab menegaskan bahwa "...oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian
dapat masuk kedalam tempat kudus, karena ia telah membuka jalan yang baru
dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu diriNya sendiri" (Ibrani 10:19)

Jadi tanpa melalui kematian Yesus Kristus di kayu salib semua umat manusia
akan mengalami kebinasaan kekal, sebab "...semua orang telah berbuat dosa
dan telah kehilangan kemulian Tuhan," (Roma 3:23).

Kita tahu bahwa dosa telah merusak seluruh aspek kehidupan manusia dan dosa
itu telah mendatangkan murka dan hukuman Allah atas manusia, "sebab upah 
dosa ialah maut; tetapi karuniah Allah ialah hidup yang kekal dalam
Kristus Yesus, Tuhan kita." (Roma 6:23).

Yesus Kristus rela mati bagi kita supaya kita diselamatkan!




  1. Halaman Muka.
  2. Kembali ke Halaman Warta Jemaat.
  3. Catatan Seorang Gadis Kecil.

Rabu, 29 Mei 2013

Siapakah YESUS


"untuk kalangan sendiri"

Menurut saya Ada satu Pribadi yang sangat luar biasa dan sangat berpengaruh didalam kehidupan ini. Dan Hampir seluruh isi Alkitab, baik perjanjian baru (INJIL) maupun perjanjian lama (TAURAT), membicarakan dan berfokus pada Pribadi ini.

Kalau kita mau cermati dengan teliti, perjalanan zaman (sejarah manusia) mulai dari penciptaan dunia sampai kepada zaman bangsa-bangsa (termasuk zaman modern sekarang ini) sampai dengan zaman keemasan (millenium baru), yang akan datang, tidak terlepas dari Pribadi yang satu ini.

Siapakah Pribadi yang Luar Biasa tersebut ?. Jawabnya adalah: YESUS KRISTUS

Sebagian orang menyebutnya ISA BINTI MARIA.
ada juga yang menyebutnya ISA ALMASIH.
Sebagian orang lainnya menyebutnya YESUS DARI NASARET.
Ada juga yang menyebutnya YOSUA HAMASIA.

Dan masih banyak lagi sebutan-sebutan orang terhadapNYA, antara lain; GURU, ANAK ALLAH, PENASEHAT AJAIB, RAJA DAMAI, IMANUEL, JURU SELAMAT, MESIAS, ALLAH BESERTA KITA, ALLAH YANG PERKASA, BAPA YANG KEKAL, ELLOHIM, RAJA SEGALA RAJA.

Namun banyak orang menyebutnya TUHAN YESUS.

Bagi sebagian orang yang tidak mengenalnya, bertanya-tanya, siapakah TUHAN YESUS ini ???.

TUHAN YESUS ini begitu luar biasa, sehingga bila ada orang yang bertanya demikian dan sungguh-sungguh mencari tau dan ingin mengenal DIA. Maka DIA akan menunjukan diriNYA dan memberi tau, siapakah DIA.

Karena barang siapa mencari, dia akan mendapatkan dan barang siapa mengetuk, maka pintu akan dibukakan untuknya.

Bagi saudara atau siapapun anda yang memiliki pertanyaan BESAR: SIAPAKAN TUHAN YESUS ???.

inilah jawabannya :

1. TUHAN YESUS adalah JURU SELAMAT MANUSIA atau MESIAS.
    Sejak manusia pertama (Bapak Adam) jatuh kedalam dosa, maka Tuhan merencanakan penyelamatan    bagi manusia, karena Tuhan mengetahui bahwa manusia tidak dapat menyelamatkan dirinya sendiri dari dosa. Sebaik apapun hidupnya, atau sebanyak apapun amal baiknya, sebab tidak ada seorangpun yang tidak berdosa kecuali DIA yang telah mati karena dosa manusia.

Contohnya saat orang-orang farisi dan ahli Taurat mencobai Tuhan Yesus, dengan membawa seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah, sbb:

Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah lalu berkata kepada Yesus; "Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah. Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapatMu tentang hal itu ?". Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka memperoleh sesuatu untuk menyalakanNya. Tetapi Yesus membungkuk lalu menulis dengan jariNya di tanah. Dan ketika mereka terus menerus bertanya kepadaNya, Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka; "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu." Lalu ia membungkuk pula dan menulis di tanah. Tetapi setelah mereka mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua. Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap ditempatnya. Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya; "Hai perempuan, dimanakah mereka ? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau ?" Jawabnya; "Tidak ada, Tuhan" Lalu kata Yesus; "Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang." (Yohanes 8:4-11)

Karena manusia tidak ada yang tidak berdosa, dan manusia tidak dapat menyelamatkan dirinya sendiri, maka dengan KasihNya Tuhan memberikan Juru Selamat yaitu Anaknya yang Tunggal untuk menebus semua dosa manusia.

Sehingga, barangsiapa percaya kepada Yesus didalam hatinya dan mengaku dengan mulutnya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamatnya maka dia akan diselamatkan dan ditebus dari maut.

2. TUHAN YESUS adalah ANAK ALLAH
    Banyak orang tidak dapat menerima pernyataan/kenyataan ini, hanya orang-orang yang diberikan anugrah keselamatan yaitu umatNya yang dapat menerima dan mengerti arti pernyataan Anak Allah ini.

Orang-orang yang tidak dapat menerima pernyataan ini berdalil bahwa Tuhan adalah Esa, Dia tidak beranak dan tidak diperanakan, jadi Apa itu Anak Allah ?. Benar sekali alasan tersebut.

Tapi harus diingat bahwa orang-orang yang menerima dan mengerti arti pernyataan tersebut yaitu umatNya berkata dan beriman kepada Tuhan yang adalah Tuhan yang Esa. Buktinya, Mari kita simak didalam Alkitab, baik diperjanjian baru (INJIL) maupun diperjanjian lama (TAURAT) disebutkan, bahwa Tuhan kami adalah Tuhan yang Esa, sbb :

Bagaimanakah kamu dapat percaya, kamu yang menerima hormat seorang dari yang lain dan yang tidak mencari hormat yang datang dari Allah yang Esa ?. (Injil Yohanes 5:44)

Hormat dan kemuliaan sampai selama-lamanya bagi Raja segala zaman, Allah yang kekal, yang tak nampak, yang esa! Amin. (1 Timotius 1:17)

Allah yang Esa, Juruselamat kita oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, bagi Dia adalah kemuliaan, kebesaran, kekuatan dan kuasa sebelum segala abad dan sekarang dan sampai selama-lamanya. Amin. (Yudas 1:25)

Bukankah Allah yang Esa menjadikan mereka daging dan roh ? Dan apakah yang dikehendaki kesatuan itu ? Keturunan ilahi! Jadi jagalah dirimu! Dan janganlah orang tidak setia terhadap istri dari masa mudanya. (Malaehi 2:15)

Intinya, Anak Allah disini, bukan berarti Allah beranak seperti kita manusia. Melainkan untuk menggambarkan Kasihnya dan betapa dekatnya Hubungan Allah dengan Tuhan Yesus. Karena sesungguhnya Tuhan Yesus itu adalah Allah.

Mari kita lihat pernyataan Tuhan Yesus tentang diriNya didalam kitab Yohanes 14:8-9 ketika filipus berkata kepada Yesus, sbb:

Kata Filipus kepadaNya: "Tuhan tunjukkanlah Bapa (Allah) itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami." Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. (Yohanes 14:8-9)

Kalau masih bingung pernyataan Anak Allah, coba kita perhatikan hal-hal sederhana dalam kehidupan kita, misalnya; tangga, apakah tangga beranak ?. tidak khan, tapi ada istilah anak tangga. Anak tangga dan Tangga adalah satu kesatuan/tidak terpisahkan dan sering disebut secara keseluruhan sebagai Tangga. Begitupun kunci, apakah kunci beranak seperti manusia ?. tidak, karena kunci adalah benda, tapi ada istilah anak kunci. Anak kunci dan kunci nya juga satu kesatuan dan orang menyebutnya secara keseluruhan sebagai kunci.

Dan coba lihat sinar matahari, warnanya putih, tapi coba lewatkan sinar matahari yang cuma 1 warna (putih) pada sebuah prisma, maka akan muncul beberapa warna pelangi, padahal 1 warna putih ternyata ada 7 warna pelangi, jadi apakah warna matahari tsb 1 ataukah 7?.

Percayakah kita, bahwa Allah begitu Mahakuasa, sehingga cicak tidak akan jatuh tanpa seizinNya, atau bunga tidak akan gugur bila bukan kehendakNya, begitu juga rambut kitapun terhitung semuanya. Dan pasti semua bahasa yang ada di dunia, baik itu kata-kata, atau istilah-istilah, aturan-aturan gramar dsbnya, baik dalam bahasa ingris maupun indonesia atau bahasa lainnya. Pastilah sudah sesuai dengan rancangan dan kehendakNya yang sempurna, karena Allah Mahakuasa.

Kalau begitu, coba kita renungkan; kita tidak akan dapat naik keloteng rumah kita (diatas) bila tidak melalui anak tangga. Dan kita tidak dapat masuk kedalam rumah atau kita tidak dapat membuka tempat berharga kita, bila tidak ada anak kunci. jangan-jangan Allah dengan Kuasa dan Kasihnya kepada kita, merancangkan istilah-istilah untuk kita, sehingga dengan logika sederhana kita dapat menghubungkannya dengan keselamatan yang sudah disediakannya bagi kita yaitu melalui Anak Allah, yang tidak lain adalah Tuhan Yesus Kristus atau Juru Selamat Manusia atau Mesias.

Dengan kata lain, kita tidak dapat masuk kedalam Kerajaan Sorga, bila tidak melalui Anak Allah. Dan ini sesuai sekali dengan pernyataan Tuhan Yesus didalam kitab Yohanes 14:6-7 sbb;

Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa (Allah), kalau tidak melalui Aku, Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal BapaKu. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia." (Yohanes 14:6-7)

Ada baiknya, kita merenungkan dengan sungguh-sungguh dan belajar dari hal-hal kecil yang Allah sudah sediakan, karena menyangkut hidup dan masa depan kita dialam yang kekal. Taruhannya terlalu besar untuk kita abaikan. Semoga Tuhan memberkati kita semua, dan kita boleh terhitung sebagai orang-orang yang berbahagia, yang diselamatkan olehNYA. Amin.

3. TUHAN YESUS adalah TUHAN yaitu ALLAH YANG MENJADI MANUSIA.
    Kita yang adalah ciptaan Allah, dan diciptakan dari tanah. Maka kita bukanlah apa-apa bila dibandingkan dengan Allah yang Maha Mulia. Kita hanyalah debu tanah, tidak lebih, tidak kurang. Namun mengapa Allah yang Maha Mulia dan Maha Kuasa, mau menjelma dan menjadi manusia seperti kita???. Dan mungkinkah Allah yang Maha Kuasa tersebut bisa menjelma menjadi manusia??? (silakan kita semua merenungkan hal ini)

Ok, sebelum kita menjawab itu semua, kita akan cari jawaban, benarkan Allah yang Maha Kuasa menjelma menjadi manusia yaitu YESUS KRISTUS yang adalah Tuhan kita. Ternyata jawabannya ada didalam kitab Yohanes pasal pertama, sbb:

Pada mulannya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. Terang itu bercahaya didalam kegelapan dan kegelapan tidak menguasainya. (Yohanes 1:1-5)

Untuk lebih jelasnya saudara pembaca, silakan baca keseluruhan kitap Yohanes tsb.

Kitab Yohanes pasal pertama, memberitakan/menyaksikan tentang Tuhan Yesus Kristus, yang adalah Firman Allah yang menjelma menjadi seorang manusia melalui perawan maria. Jadi Tuhan Yesus itu 100% manusia dan Dia juga 100% Allah. Makanya tidak heran kalau Tuhan Yesus dapat membangkitkan Orang Mati. Karena sama seperti Allah, yang memiliki hidup dalam diriNya sendiri, begitupun Anak (Yesus) mempunyai hidup dalam diriNya sendiri. (Silakan sidang pembaca membacanya didalam kitab Yohanes pasal 5:19-47 perihal Kesaksian Yesus tentang diriNya).

Dari deskripsi diatas, ada beberapa hal yang dapat kita petik, saya pribadi dapat merasakan betapa besarnya Kasih Tuhan, sehingga dia mau menjadi sama seperti kita manusia. Kadang kala kita (yang notabene bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa, kita hanya debu tanah) sering membeda-bedakan manusia, mengkasta-kastakan orang, kadang kita menganggap orang lain rendah, nora, kampungan, nga level lah, jijik, najis, tidak kudus, bukan dara biru, golongan rakyat jelata, bukan nigrat, kuno, primitip, siapa sih lo, kafir, dsbnya, dsbnya. Sedangkan Tuhan memadang kita manusia (siapapun orangnya) begitu berharga. BENAR, saudara tidak salah Baca!. Kita berharga dimata Tuhan.

Dengan teladan yang sudah ditunjukan oleh Tuhan Yesus, kita harus berubah, kita harus saling menghargai, saling menghormati dan saling mengasihi. Bayangkan (mata sidang pembaca harap ditutup, pikirkan kebaikan Tuhan) Allah yang Maha Kuasa, Maha Mulia, yang Kemuliaannya tiada tara, tidak terbayangkan (Pokoknya sanggat-sangat Mulia, tiada yang dapat menyaingi dan tiada yang sama seperti Dia) mau menjadi sama seperti kita manusia. WOW, Sungguh Luar Biasa Tuhan itu.

Pertanya, benarkah Allah menjelma menjadi manusia, sudah kita simak tadi, ternyata benar adanya. Sekarang pertanyaan yang sebelumnya akan kita telaah juga, yaitu; mengapa Allah yang Maha Mulia mau menjadi manusia.

Mengapa Allah Yang Maha Mulia mau menjadi Manusia ???.

Jawabannya adalah karena Dia begitu Mengasihi kita Manusia, dan kita dipandang berharga dimataNya, sehingga Dia mau menjadi manusia untuk menebus dan menyelamatkan kita manusia. Kita yang seharusnya mati binasa, tetapi karena KasihNya kepada kita dia rela mati menggantikan kita. Dengan DarahNya kita semua disucikan dari segala dosa dan dibenarkan, bukan karena kita orang benar, tetapi sesungguhnya karena kita orang berdosalah kita dibenarkan oleh Nya, asal kita percaya kepada Yesus yang adalah Tuhan dan Juruselamat.

Kalau begitu, baiklah kita berbuat dosa agar kita jadi orang berdosa dan dibenarkan. Sekali-kali tidak demikian, dulu kita berdosa, tetapi setelah Tuhan menebus kita dengan Rela dia disiksa, dianiaya, dicambuk, diludahi, dipermalukan, ditelanjangi, diadili bahkan disalibkan sampai mati, dengan cucuran Darahnya kita ditebus. Apakah kita orang yang begitu dungu, idiot, lebih bodoh dari keledai ???. Setelah ditebus dengan cara yang demikian heran dan ajaib, masih mau melakukan Dosa !!!. Sekali-kali, TIDAK!. saya pribadi akan berusaha semampuh saya untuk melakukan hal yang benar dimataNya, untuk menyenangkan Hatinya, sebagai tanda Terimakasih kepadaNya.

Jadi kita umat tebusanNya melakukan hal yang baik dan benar (melakukan kebaikan kepada sesama dan amal ibadah) bukan untuk supaya bisa masuk sorga atau sebagai sesuatu yang dikumpulkan supaya timbangan kita nanti diakhirat banyak baiknya. Tetapi semata-mata sebagai tanda terimakasih dan cinta kita kepada Tuhan Yesus Kristus, yang telah menebus dan menyelamatkan kita sehingga kita berkenan dihadapan Allah Bapa dan layak masuk kedalam kediamannya disorga. Selain itu, kita melakukan hal yang baik juga untuk menuruti segala perintah yang Tuhan Yesus berikan yaitu KASIHILAH TUHAN ALLAHMU DENGAN SEGENAP HATIMU, DENGAN SEGENAP AKAL BUDIMU DAN DENGAN SEGENAP KEKUATANMU DAN KASIHILAH SESAMAMU SEPERTI KAMU MENGASIHI DIRIMU SENDIRI. Karena kita sudah menjadi anak-anakNya maka kita mesti taat dan melakukan apa yang Tuhan perintahkan kepada kita.

Jadi, masuk sorga atau tidaknya kita, bukan karena perbuatan baik kita, tetapi karena kasih Tuhan Yesus Kristus kepada kita yang telah rela mati menggantikan kita, sehingga dengan iman percaya kita kepada Tuhan Yesus yang adalah Tuhan dan Juruselamat kita, maka kita akan diselamatkan Nya dan layak masuk kedalam kerajaan Nya, yaitu Sorga Nya yang mulia.

Ada banyak jurumasak didunia ini, ada banyak jurumudi, ada banyak jurutulis dan juru-juru lainnya, Tetapi cuma ada satu-satunya juruselamat yaitu Yesus Kristus Tuhan. Sidang pembaca yang budiman, janganlah anda pertaruhkan hidup abadi anda dengan mengabaikan panggilan keselamatan yang telah disediakan oleh Tuhan, ujilah segala sesuatu dan perhatikanlah dengan seksama, karena Tuhan Maha Mulia mampuh berbicara melalui banyak cara agar semua orang bisa diselamatkan. Hanya, jangan tegarkan hati anda!. Karena hati yang membatu, sulit untuk melihat kebenaran.

Coba anda perhatikan kalender, Tuhan juga berbicara melalui kalender yang ada dirumah anda, Lihat dan perhatikan dengan seksama, ada hari-hari besar yang ditandai dengan warna merah, salah satu harinya adalah hari besar Kelahiran Tuhan Yesus atau disebut juga Natal dan ada hari besar Kematian Tuhan Yesus (Wafatnya Isa Almasih), dan ada hari besar Kebangkitan Tuhan Yesus dan ada hari besar Kenaikan Tuhan Yesus ke Sorga.

Hari kelahiran seseorang yang istimewa dirayakan, itu suatu hal yang biasa, termasuk anda dan saya atau salah seorang keluarga kita yang istimewa, selalu dihari jadinya (hari ulang tahunnya) kita rayakan dan peringati, begitupun hari kematian seseorang yang istimewa, ada yang mengingatnya, seperti disuratkabar kadang ada iklan IN MEMORIAL, kadang kita juga terkenang akan seseorang yang telah meninggalkan kita, dan lain sebagainya.

Tapi coba perhatikan, adakah seorang saja didunia ini yang hari kebangkitannya dirayakan (diingat). tidak ada seorangpun kecuali Tuhan Yesus Kristus atau Isa Almasih. Mengapa ?. Karena Dia adalah Almasih yaitu Juruselamat yaitu Tuhan, yang berkuasa atas kematian dan kebangkitan. Karena Dia Tuhan yang adalah Tuan atas kematian dan kebangkitan, jadi tidak mungkin kematian dapat menahanya atau menguasainya dengan kata lain Tuhan Tidak Dapat Mati TETAPI Dia RELA Mati untuk kita, sebagai tanda Kasih Sayangnya Kepada Kita dan sebagai tanda keadilannya.

Walaupun sudah jelas, bahwa Allah mengasihi kita dan jalannya melalui penebusan yang dilakukan oleh Tuhan Yesus Kristus dengan cara Kita cukup percaya dalam hati kita (beriman) dan mengaku dengan mulut kita bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan Juruselamat Pribadi kita serta melakukan segala perintahNya dan menjauhi segala laranganNya. Kadang kala kita manusia masih tegar tengkuk dan keras hati, masih saja berdalil; Mana mungkin Allah mati, mana mungkin Tuhan menjadi Manusia, dan banyak dalil-dalil lainnya, ada juga yang berargument, bukankan Tuhan Maha Kuasa, buat apa susah-susah Tuhan harus jadi manusia lalu mati, dan lain sebagainya, dan lain sebagainya.

Benar dalil-dalil tsb, tapi PERHATIKANLAH, Adakah yang mustahil bagi Allah ???... atau Adakah yang tidak mungkin Bagi Allah ???... Atau adakah yang Aneh atau yang sulit Bagi Tuhan ???... Kalau ada yang mustahil bagi Allah, kalau ada yang Tidak mungkin bagi Allah atau kalau ada yang aneh atau sulit bagi Allah, maka perhatikanlah dan ujilah, pasti itu bukan Allah. Karena Tidak ada yang Mustahil Bagi Allah, tidak ada yang Tidak Mungkin Bagi Allah dan tidak ada yang aneh ataupun Sulit bagi Allah, Sebab Dia adalah Allah Yang Maha Besar, Maha Kuasa, Maha Dasyat dan Luar Biasa, Tiada Allah yang seperti Dia, Allah yang Gagah Perkasa dan Tiada Taranya, segala Glori dan kemuliaan adalah milik kepunyaanNya dari selamanya dan sampai selama-lamanya.

Mustahilkah Allah menjadi manusia ?. jawabnya adalah TIDAK. yang mustahil itu kalau Manusia menjadi Allah, itu baru yang mustahil. Mungkinkah Allah mati ?. Bukankah Allah tidak dapat Mati!. Benar, Allah tidak dapat mati, tetapi tidak mustahil Allah mati. Karena kemauanNya dia Rela Mati, untuk siapa dia Mati, Tidak lain dan tidak bukan adalah untuk kita semua termasuk untuk anda! Dia Rela Mati. Begitu mencengangkan Allah itu, bahkan malaikat-malaikat disorga tidak dapat percaya dan tercengang, bahwa Allah rela Mati untuk kita!. Sungguh untuk kita!. Begitu kokohnya Penyelamatan yang dilakukanNya untuk kita semua, yaitu melalui kematianNya dan melalui Darahnya Dia menebus kita semua, sehingga dipengadilan akhir nanti tidak ada yang dapat merebut umat milik kepunyaanNya karena kita ditebus bukan dengan barang yang fana tetapi dengan Darah yang teramat mahal dan kudus yaitu Darah Tuhan Yesus Kristus.

Bayangkan, anda menebus barang anda yang sudah tergadai di penggadaian, mengapa anda TEBUS ?. Karena itu barang anda, dan karena anda pandang barang tersebut berharga di mata anda. Begitupun anda ditebus oleh Tuhan, karena anda milik Tuhan dan Tuhan memandang Anda berharga dimatanya. Lalu, bisakah anda menebus barang anda tsb cukup dengan kata-kata, maaf! bapak pengadaian, saya mau menebus (mengambil) barang saya yang digadaikan disini tanpa mengembalikan uang gadai yang tempo hari anda terima dari bapak pengadaian ?. Tentu tidak bisa, jadi anda harus bayar harga gadainya (termasuk bunga-bunganya) dengan jerih lelah dan tetesan keringat anda mencari uang untuk menebus (membayar) barang yang tergadai tsb. Begitupun Tuhan, dengan tetesan DarahNya dia menebus kita dengan bunga-bunganya sekaligus, kita dibayar Lunas oleh Tuhan. Karena itu kalau sudah ditebus oleh Tuhan, jangan melakukan Dosa lagi.

Bukankan Allah Maha Kuasa, cukup dia berkata jadilah, maka akan jadi semuanya, buat apa dia susah-susah menjadi manusia untuk menebus dosa manusia ?. Memang betul Allah Maha Kuasa dan cukup berkata Jadilah, maka semuanya Jadi. Tapi harus diingat, bahwa Allah adalah Allah Maha Adil!!!... Dimana letak keadilannya bila semudah itu dia mengampuni dosa kita???... waktu melakukan dosanya kita enak-enak aja yah ?!. pelebah menghapus dosanya, nangis-nangis bertobat lalu Tuhan ampuni dan lupakan dosa kita, karena kita bertobat sungguh-sungguh!!!... Tidak begitu, oiy. Memang benar bertobat harus sungguh-sungguh, tapi ingat dosa yang telah kita lakukan tetap harus dihukum!!!... Karena semua dosa dan pelanggaran harus dihukum!!!... Itulah KEADILAN ALLAH.

Coba anda lihat dipengadilan, seorang maling, lalu berkata "Pak, hakim saya bertobat dan tidak akan lagi-lagi mencuri." trus apakah dia bebas dari hukuman ?. Demi keadilan dia tetap harus dihukum. Kalau pengadilan manusia saja yang notabene tidak sempurna, menerapkan keadilan yang demikian, terlebih pengadilan Allah yang akan mengadili dengan seadil-adilnya!. Karena semua dosa dan pelanggaran harus dihukum, karena itu berbahagialah orang yang telah ditebus dan diselamatkan oleh Tuhan Yesus Kristus, karena semua dosa dan pelanggaranya sudah ditebus (semua hukuman digantikan) oleh Tuhan Yesus Kristus.

Karena itu, hai hati yang keras dan tengkuk yang tegar, relakanlah hatimu untuk dibentuk oleh Tuhan, rendahkanlah dirimu dihadapanNya. Terimalah segala nasehat dan teguranNya, perhatikanlah segala sesuatu dan ujilah itu, jangan mengunakan dalil manusia atau Firman Allah yang setengah-setengah, tetapi renungkanlah Firman Allah dengan hati yang murni dan tulus dihadapanNya. Jangan keraskan hatimu dan janganlah tegar tengkuk dihadapanNya.

Pada waktu itu berkatalah Yesus: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu. Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak ada seorang pun mengenal Anak selain Bapa. dan tidak seorang pun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya. Marilah kepada-Ku, semua orang yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan". (Matius 11:25-30)



  1. Halaman Muka.
  2. Kembali ke Halaman Firman Tuhan.
  3. Catatan Seorang Gadis Kecil.

Selasa, 11 Desember 2012

Keselamatan itu Gratis

"untuk kalangan sendiri"

Kata-kata yang sangat berkesan dan tergores dihatiku dengan tinta emas, yaitu : " Keselamatan itu Gratis, bukan berarti murahan. Tetapi, karena Tuhan tau, kita tidak mampuh dan tidak akan dapat membayarnya (karena sangat amat teramat mahal). Dan dengan kasihNya, Tuhan memberikan kepada kita keselamatan Gratis. Asal kita percaya dalam hati kita dan mengaku dengan mulut kita bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan Juruselamat kita, maka seketika itu juga kita selamat. Dan kita ditebus dari maut menjadi milik Tuhan." 

Seharusnya, kita yang mati (dibakar didalam Neraka), kita yang dipermalukan, kita yang menderita sakit, didera, dicambuk dan dianiaya, kita yang sengsara, haus dan kelaparan. kita seharusnya yang ditinggalkan oleh Allah. Tetapi karena kasih Tuhan, Dia rela mati mengantikan kita, Dia rela menderita sakit, didera, dicambuk dan dianiaya, Dia rela sengsara, haus dan kelaparan, bahkan ditinggalkan oleh Allah diatas kayu salib, Saat Dia Menebus seluruh dosa dan pelanggaran kita.

Betapa ruginya kita, bila menyia-yiakan keselamatan yang sudah disediakan oleh Tuhan bagi kita semua.



  1. Halaman Muka.
  2. Kembali ke Halaman Firman Tuhan.
  3. Catatan Seorang Gadis Kecil.

Rabu, 23 Mei 2012

Bila kamu berbeban Berat

"untuk kalangan sendiri"

Pertama, terimakasih kepada Tuhan Yesus, yang mau menerima kita yg banyak beban dan masalah. Dia mau menerima kita, bahkan menyelesaikan masalah beban kita dan membaliknya menjadi Berkat bagi kita. Terpujilah Tuhan Yesus.

Bila kamu berbeban Berat, datanglah pada Yesus Kristus, sebab Dia berkata :

"Mari kamu yang berbeban berat dan yang letih, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu."

Lihatlah ilustrasi dibawah ini :

bebanmu Berat --> ikutkan Kristus dalam masalahmu --> BerKat

maka beban beratmu akan menjadi Berkat.


Terimakasih untuk teman baikku Broer Maxie yg telah memberikan ilustrasi yg begitu gamblang.
Kiranya Tuhan Yesus Kristus memberkati Broer Maxie dan seluruh seisi rumah/keluarga Broer Maxie.




Other Link:
  1. Kembali ke halaman sebelumnya.
  2. Ke Halaman Utama.
  3. Catatan Seorang Gadis Kecil
  4. Cakrawala Internet (Serba serbi dunia maya)

Sabtu, 01 Oktober 2011

Makan untuk Hidup

Pagi ini (14 september 2011), saat saya mengantar anak saya kesekolah, sang anak bertanya:

Anak: Pah!, Apakah hidup untuk makan ataukah makan untuk Hidup?.

Papa: Neng!, Bukan hidup untuk makan, melainkan makan untuk hidup dan hidup itu untuk memuliakan Tuhan Allah, dengan cara berbuat baik, seperti; menolong orang, bekerja, bersekolah, membantu orang tua, dll. Termasuk tidak memberi contekan kepada teman.

Mengapa memberi contekan pada teman bukan perbuatan baik? khan membantu teman tsb mengatasi kesulitannya?. Karena, memang kelihatannya menolong teman tsb, padahal tidak, justru menjerumuskan teman tsb, dia jadi malas belajar.

Tapi, mengapa eneng bertanya demikian?


Anak: Karena kemaren disekolah, ibu guru bertanya "Apakah kalian tau, hidup untuk makan ataukah makan untuk hidup?"

Eneng sih dalam hati sudah tau bahwa makan untuk hidup, tapi waktu itu ada teman eneng, dani namanya yang berdiri dan menjawab "hidup untuk makan bu". Kontan saja teman-teman sekelas tertawa semua sambil berseloroh "pantes saja kamu gendut dan!". Ibu gurupun ikut mesem-mesem.

Papa: Nah, sekarang tau nga eneng, kenapa bersekolah atau belajar atau mencari ilmu itu merupakan perbuatan baik?.

Anak: Nga tau pah, mengapa emang pah?.

Papa: Karena dengan bersekolah atau belajar atau mencari ilmu berguna kelak ketikah eneng sudah besar, untuk bisa bekerja memuliakan Nama Tuhan dengan pekerjaan-pekerjaan yang baik.

Jadi dari kecil ngumpulin ilmu untuk kelak digunakan untuk bekerja bagi kemuliaan Nama Tuhan, seperti; mencari uang dengan benar, tidak mencuri ataupun korupsi, tidak menipu, tidak menjambret, dsbnya.

Anak: Kalau gitu, ilmu sama dengan uang yah, pah?. Karena eneng juga suka uang jajannya dikumpulin dan kalau sudah banyak dan bila eneng perlu, bisa digunakan untuk membeli makanan dan kebutuhan sekolah eneng.

Papa: Tidak sama, neng. Ilmu atau hikmat itu lebih dari uang ataupun emas perak. Kalau uang atau emas perak, eneng kumpulin suatu saat akan habis bila dipakai. Tapi kalau ilmu atau hikmat, eneng kumpulin tidak akan habis walaupun dipakai terus menerus, malah akan bertambah, makin dipakai, makin bertambah, makin tau hal-hal yang baru.

Seperti papa sekarang nyervis tv berpuluh-puluh, beratus-ratus maupun beribu-ribu, ilmu nyervis papa tidak akan berkurang malah akan bertambah, yang tadinya kerusakan yang ini tidak bisa, jadi bisa, yang tadinya tidak tau, jadi tau.

Seperti eneng tau, keluarga kita terpelihara oleh Tuhan dengan bekal ilmu nyervis yang papa kumpulin waktu papa kecil, ya khan?. Coba kalau papa waktu kecil tidak belajar ilmu nyervis. begitu keluar dari tempat kerja (di PHK), bagaimana kira-kira?. tentu keluarga kita akan kesulitan, ya khan?.

Walaupun begitu, bagi setiap orang yang bersandar kepada Tuhan, pasti ada jalan keluarnya, walau dengan sedikit kesulitan diawalnya, karena itu, apapun masalah yang akan eneng hadapi kelak dalam hidup eneng, eneng tidak boleh menyerah, dan selalu ingat dan bersandar pada Tuhan, pasti ada jalan keluar. Papa bisa bilang begitu, karena papa sudah mengalami.

Dalam hidup ini tidak selamanya jalannya rata, pasti ada bergelombang atau kerikil, seperti masalah dan rintangan. Tapi bagi kita anak-anak Tuhan, tidak boleh menyerah dan harus selalu ingat dan bersandar pada Tuhan. Tuhan sendiri yang akan menyelesaikan masalah kita. Karena kita berharga dimata Tuhan, Dia Tuhan, karena kasihnya kepada kita, Dia Rela Mati untuk kita, untuk menebus kita dari segala dosa-dosa dan pelangaran kita, supaya kita beroleh Hidup didalam Dia.

Jadi, ilmu atau hikmat itu akan memelihara eneng, karena ilmu atau hikmat itu adalah Terang Allah dan Terang Allah didalam dunia ini adalah Yesus Kristus Tuhan kita, karena itu carilah ilmu atau hikmat itu selagi ada kesempatan.

Karena, akan tiba waktunya, mau sekolah SD, sudah besar, malu, mau kuliah, tidak punya biaya, mesti mencari nafka, dsbnya, dsbnya. Begitupun dalam mencari Tuhan. Orang bersekolah adalah gambaran dalam mencari Tuhan karena Tuhan adalah Hikmat yang sesungguhnya. Akan tiba waktunya, orang mencari Tuhan, tapi tidak akan mendapatkan, karena Terang Allah atau Firman Tuhan atau Yesus Kristus sudah diangkat dari dunia ini.

Bukankah Yesus Kristus sudah diangkat ke sorga, 2000 tahun yang lalu?

Benar!. Tapi 50 hari kemudian Dia mencurahkan Roh Khudus kepada kita anak-anaknya, supaya kita menjadi Tubuh Kristus di dunia ini sampai sekarang ini. Dan kelak saatnya akan tiba Tubuh Kristus yaitu gereja yaitu kita semua anak-anak Tuhan, akan diangkat ke sorga menyongsong Tuhan di awan-awan yang mulia. Saat itulah orang akan mencari Tuhan tapi tidak mendapatkanNya.

Karena itu carilah Tuhan selagi ada kesempatan dan selagi Dia berkenan ditemui.

Tidak terasa susah sampai disekolah.

Back/Kembali

Rehat Sebentar


  1. Back/Kembali
  2. Affiliate Marketing.
  3. Become a successful affiliate
  4. Cakrawala Internet
  5. Cerita-cerita menarik

Kamis, 08 September 2011

Firman Terangi Jalanku

FIRMAN TERANGI JALANKU
P’RISAI IMAN DI S’TIAP WAKTU
LINDUNGIKU DARI S’GALA
‘TAK PERNAH KURAGU KAR’NA DIA BERSAMAKU
SETIA MENJAGA DENGAN KUASA MULIA

Reff:

HANYA DI DALAM NAMA-NYA
YESUS DIA SUMBER PENGHARAPAN DI S’PANJANG HIDUPKU
HANYA DI DALAM KUASA-NYA
PASTI TERSEDIA KEMENANGAN BAGIKU S’LAMA-LAMANYA

KEBENARAN YANG BEBASKAN
S’LALU B’RIKANKU KEKUATAN
HADAPI S’GALA TANTANGAN
‘TAK PERNAH KURAGU KAR’NA DIA BERSAMAKU
SETIA MENJAGA DENGAN KUASA MULIA


Bridge:

DALAM NAMA-NYA ADA PENGHARAPAN
DALAM KUASA-NYA KEM’NANGAN


Download Chord Gitarnya klik disini

Komitmen

"untuk kalangan sendiri"

"Tuhan berfirman kepada musa: berbicaralah kepada orang istrael dan katakan kepada mereka: Apabila seorang mengucapkan nazar khusus kepada TUHAN mengenai orang menurut penilaian yang berlaku untuk itu, maka tentang nilai bagi orang laki-laki dari yang berumur duapuluh tahun sampai yang berumur enam puluah tahun, nilai itu harus limapuluh syikal perak, ditimbang menurut syikal kudus”

Ada hal penting yang perlu kita pahami kalau kita mau hidup diberkati Tuhan selama menumpang di dunia ini, yaitu “Komitmen”. Orang boleh rajin melayani, berdoa dan baca alkitab, tetapi jika tidak komitmen hidup dalam kekudusan Allah percuma. Orang bisa saja berbicara tentang injil, tetapi jika orang itu sendiri tidak menjadi pembawa kabar baik juga sia-sia. Kalau kita berbicara tentang injil, maka hidup kita pun juga injil, artinya hidup kita sehari-hari harus diwarnai dengan karakter yang baik, mulut kita tidak ada gosip, tidak ada dusta, tidak ada tipu muslihat terlebih fitnah. Supaya kita tidak disebut sebagai orang yang munafik.

Didalam pasal ini Allah sedang menyatakan perintah-Nya kepada musa tentang “nazar”. Hal ini diatur oleh Tuhan, supaya umat-Nya tidak sembarangan bernazar. Allah mau ditengah-tengah umat-Nya ada keteraturan hidup ibadah, karenanya Allah mengatur dan memberi petunjuk bagaimana bernazar.

Kata “nazar” berasal dari kata “nadar” artinya “janji”, yaitu berjanji kepada Allah. Misalnya jika doanya dikabulkan, maka ia akan mempersembahkan rumahnya atau ladangnya. Perhatikan nats berikut ini:

“Apabila seorang menguduskan rumahnya sebagai persembahan kudus bagi Tuhan, maka imam harus menetapkan nilainya menurut baik atau buruknya, dan seperti nilai yang ditetapkan imam demikianlah harus dipegang teguh”(Imamat 27:14).

Nah, komitmen untuk mempersembahkan rumah atau ladang inilah yang disebut sedang bernazar. Jadi pada pronsipnya bernazar itu membangun suatu komitmen kepada Allah. Sama seperti ketika Allah menyatakan perjanjian-Nya kepada umat-Nya itu artinya Allah komitmen kepada kita, yaitu komitmen memberkati, komitmen melindungi, komitmen mencukupi, komitmen menyertai, dan komitmen membawa kita ketanah perjanjian yaitu yerusalem baru.

Allah mau dengan perjanjian yang ditetapkan-Nya kita membangun suatu komitmen, begitupun sebaliknya jika kita berjanji atau membuat nazar, maka kitapun harus komitmen untuk melaksanakan janji kita( Kisah para rasul 18:18).


  1. Halaman Muka.
  2. Kembali ke Halaman Warta Jemaat.
  3. Catatan Seorang Gadis Kecil.